Thursday, 21 September 2017 - Buka jam 09.00 s/d jam 20.00 , Minggu libur
Home » Uncategorized » ” Keinginan Yang Tak Pernah Puas “
Keranjang Belanja Anda
Jumlah Barang : pcs
Jumlah Nama Barang Total
0 Rp 0,00
keranjang anda kosong

* Klik tombol di bawah ini untuk menyelesaikan pemesanan.

” Keinginan Yang Tak Pernah Puas “

1 September , 2014 , Category : Uncategorized

” Keinginan Yang Tak Pernah Puas

Penulis : Abdul Kahar Kongah

Pak Sugih bisa dibilang orang kaya dan terpandang di desanya.Tapi mungkin ia merasa belum puas denga napa yang ia miliki sekarang. Belakangan ini ia tampak gelisah dan sering melamun. Selidik punya selidik, ternyata ia ingin jadi orang terhormat seperti Pak Bupati yang kemana-mana selalu diiringi orang-orang besar. Kalau beliau berkenan hadir, orang-orang akan bangkit dari duduknya untuk menyambut dan memberi penghormatan kepadanya. Selain itu harta kekayaannya yang ia kumpulkan selama ini, ia rasa jauh lebih sedikit dibanding harta Sudir, orang tertaya di desa sebelah. Kalau ketemu Sudir, ia merasa seperti di ejek oleh Sudir yang selalu memakai barang-barang terbaru dan termahal.

Suatu malam Pak Sugih bermimpi dibawa oleh seorang kakek menuju suatu tempat. Di tempat tersebut terdapat empat goa kecil yang dihubungkan oleh sebuah lorong . “Pergilah ke sana,” Kata si Kakek sambil menunjuk ke arah goa. “Semoga keinginanmu terkabul. Tapi ingat, jangan serakah!” Pak Sugih memasuki goa pertama. Disitu terdapat kendi yang bertuliskan: Dengan meminum air kendi ini, Anda akan menjadi kaya. Disebelah kendi terdapat tanda panah yang bertuliskan : “Bila ingin lebih, silahkan ke gua sebelah!.” “Aku memang ingin lebih kaya, tapi aku juga ingin jadi orang terhormat.” Katanya dalam hati. Tanpa fikir panjang, ia melangkah masuk ke gua sebelah. Disitu juga terdapat kendi yang bertuliskan: Bila minum air kendi ini, anda akan kaya dan terhormat. Disitu juga ada tanda panah yang menunjuk ke lorong menuju gua sebelah. Tanda panah tersebut hanya bertuliskan ‘BIJAKSANALAH’ dan tidak ada anjuran untuk menuju ke gua sebelah. Meski tak ada anjuran, Pak Sugih melangkah masuk ke goa sebelah karena yakin goa sebelah ini pasti lebih menjanjikan lagi. Benar saja, di goa ketiga ini kendinya bertuliskan: Bila meminum air kendi ini Anda akan kaya, terhormat dan tidak sakit-sakitan. Tanda panahnya bertuliskan: BERHATI-HATILAH…JANGAN TERGODA!. Tapi Pak Sugih malah tergoda untuk melangkah ke goa sebelah karena tetap yakin di goa sebelah pasti lebih menjanjikan lagi . Di goa keempat suasananya agak berbeda. Tidak ada kendi yang berisi air sakti. Yang ada hanya tulisan : Anda adalah tamu kami yang kesepuluh juta tujuh ratus sembilan puluh lima ribu sembilan puluh sembilan. Tidak ada apa-apa disini. Goa ini hanya sekedar untuk membuktikan bahwa sebenarnya manusia tak pernah puas..!

” Belajar dari Semur Jengkol “

19 November , 2014 , Kategori : Uncategorized
” Belajar dari Semur Jengkol “

“Belajar Dari Semur Jengkol” Seorang istri (sebut saja Nur) mengeluhkan betapa pelitnya tetangga di seberang rumah. Kemarin Nur mencium aroma sedap semur jengkol yang sedang dimasak si tetangga sehingga terbitlah selera untuk mencicipi dan meminta barang sedikit semur jengkol... baca selengkapnya

” Celana Jeans Merk ‘Abdul Kahar Kongah “

19 November , 2014 , Kategori : Uncategorized
” Celana Jeans Merk ‘Abdul Kahar Kongah “

” Celana Jeans Merk ‘Abdul Kahar Kongah “ Apa tanggapan anda jika seandainya saya ingin memproduksi celana jeans dengan merk ‘Abdul Kahar Kongah’? Besar kemungkinan anda tidak setuju. Dan kalau saya tanyakan mengapa, toh Levi strauss menggunakan namanya untuk... baca selengkapnya

” Keinginan Yang Tak Pernah Puas “

1 September , 2014 , Kategori : Uncategorized
” Keinginan Yang Tak Pernah Puas “

” Keinginan Yang Tak Pernah Puas “ Penulis : Abdul Kahar Kongah Pak Sugih bisa dibilang orang kaya dan terpandang di desanya.Tapi mungkin ia merasa belum puas denga napa yang ia miliki sekarang. Belakangan ini ia tampak gelisah dan... baca selengkapnya

” Tak Perlu Putus Asa “

1 September , 2014 , Kategori : Uncategorized
” Tak Perlu Putus Asa “

” Tak Perlu Putus Asa ” Penulis : Abdul Kahar Kongah Anda mungkin pernah mendengar cerita tentang seorang kakek kerempeng yang dengan hanya sekali pukul, sebongkah batu besar hancur berkeping-keping. Padahal sebelumnya seorang anak muda kekar, kuat dan sehat... baca selengkapnya

” Ketika Anak Terlihat Berbeda “

30 April , 2014 , Kategori : Uncategorized
” Ketika Anak Terlihat Berbeda “

” Ketika Anak Terlihat Berbeda “ Penulis : Abdul Kahar Kongah Ketika guru sekolah Al menyerah dan menyebutnya anak dungu dan selalu bertanya yang aneh-aneh, ibunya marah dan berkata pada guru tersebut: “He’s bright boy and obviously too intelligent... baca selengkapnya

Statistik Website

Flag Counter